Posted by: ammar | June 2, 2007

Terima Kasih

Sebenarnya tulisan ini hanyalah permohonan maaf gw terhadap para “guru” yang sengaja maupun tidak sengaja telah memberi gw ilmunya baik mereka sadari atau tidak dan gw tidak pernah menyinggung tentang mereka sekalipun atau mengucap terima-kasih. Terkadang keegoisan itu muncul karena “ingin lepas dari bayang mereka”, dengan anggapan jika gw nyebutin sia anu yang ngajarin, maka pasti akan ada anggapan “itu karena dia di kasih tau sama si anu“, dan terkadang sebagian dari diri kita tidak mau menerima kenyataan itu. Guru ini bisa diri “kita” sediri, teman, anak kecil di jalanan, sampai kepada “saingan” kita di sekolah, tempat kerja, organisasi, guru formal kita, dsb.

Jadi, terima kasih semua dan maafkanlah gw….
mugo be di maafke wak, mako pacak beguno ilmunyo


Responses

  1. guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa…
    guru adalah yang patut di “gugu” (didengarkan) dan ditiru
    guru mungkin tak perlu kita seru
    namun guru meninggalkan ilmu

    ilmu yang berguna
    ilmu disebarkan kepada sesama
    semoga allah membalasnya

  2. leobmiteos: makasih untuk rangkaian katanya , GURUūüôā

  3. alhamdulillah kalo kesebut GURU, tapi MURID harus tahu bahwa MURID juga memberi GURU banyak ilmu, jadi MURID adalah MURID/GURU dan GURU adalah GURU/MURID jadi…..
    PUSING LA AWAK…………………..

    yah semoga Allah sang MAHA GURU memberikan ridhonya atas ilmu yg kita dapat…..amiiiinnnn…..

    terima kasih MURID/GURU……


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: