Posted by: ammar | January 18, 2008

4 Tipe Manusia dalam Menghadapi Tekanan Hidup By Anthony Dio Martin

4 (empat) Tipe Manusia dalam menghadapi Tekanan Hidup “Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh” (JohnGray)

Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog
Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.

Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari.

Pembaca, pada kesempatan ini, saya akan memaparkan 4(empat) tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu
tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.

1. Tipe Kayu Rapuh
Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam
hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi. Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa
tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak
orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan.

Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan.
Posisikan kita sebagai pendamping mereka.

2. Tipe Lempeng Besi
Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan
kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.

Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum
akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

3. Tipe Kapas
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas.

Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.

Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan
masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.

4. Tipe Bola Pingpong
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat
mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif.
Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia
Anthony Robbins dalam salah satu biografinya.

Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan
inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya.

Contoh :
Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance- nya bagus sekali. Bangun Network
Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah
yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah
cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.

Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky.

Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angina dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap
hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.

Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia.

Hal ini juga dialami Ho Chi Minh.
Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia
berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.

Ah itu kan contoh kejadian di luar negeri . . . mungkin demikian pertanyaan anda. Seorang rekan yang bekerja di sebuah perusahaan otomotif
terbesar di Indonesia dikucilkan bahkan dibuang kecabang nun jauh dari kantor pusat oleh si Boss yang seorang wanita . Namun dengan motivasi kuatnya
dia berhasil ” ditarik ” kembali ke kantor pusat dan malah bertugas ” meng ” guide ” departemen sang Boss untuk beberapa materi development dengan
ilmu yang dimilikinya .

Sekarang sang rekan malah sudah menduduki posisi puncak dengan wewenang diatas sang boss yang mengucilkannya , walaupun di perusahaan
otomotif kompetitor.

Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda?

Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini.

Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level
bola pingpong.

Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan untuk Anda.

Sekuat itukah mental Anda?

Catatan: dapet dari temen kantor via email🙂


Responses

  1. Saya sangat senang membaca buku-buku karangan anthony dio martin, saya juga pernah mengikuti training yang diberikan lewat perusahaan saya; PT.Actavis Indonesia waktu itu. jika ada informasi mengenai penertbitan buku baru mohon bisa dikirimkan deskripsi singkatnya agar sy segera mendapat informasi dan dpt dengan segera mencari bukunya.
    Terima kasih

    Salam,

    Arif Kusdiat

  2. manteb….
    hidup dalam tekanan sungguh ga enak banget.
    kreatifitas ga bakal berkembang kalo kita tetap terbawa dalam tekanan itu sendiri.
    thanks mas seringnya

  3. Bagus artikelnya……mirip dengan artikel 3 type manusia, yaitu type wortel, tipe telor dan type kopi….. kita dituntut dari manusia type wortel menjadi manusia type kopi… yang kalau dicelup kedalam air panas tantangan/rintangan malah menyebar dan mengeluarkan wangi…. berbeda dengan type telor yang kalau dicelup akan menjadi keras dan demikian juga type wortel kalau dicelup malah menjadi lembek

    selamat berjuang….. Merdeka

  4. Teori-teori yang dikemukakan oleh Dio Martin bagi saya cukup menatik, terutama tentang model EQM nya. Menurut saya Martin cukup pandai dalam mengibaratkan pernyataannya kedalam obyek alam. Tapi kalau bisa tolong pernyataannya juga ditambahin gambar biar nggak bosan dan mudah dimengerti.
    Triimmsssss…….!!!!!!!!!

  5. pak anthony,
    dimana saya dapat membeli cd ato vcd2 bpk, saya seorg ibu yg tinggal dimakassar? thx GBU

  6. Salam Sejahtera pak anthony, saya sering mendengar tentang Kecerdasan Emosi yang selalu
    ada diSMART FM… saya mau usul kalo ada video motivasi yang ada tolong dipublikasikan lewat media Video internet agar bisa dinikmati oleh semua orang ok…

  7. saya mempunyai seorang atasan yang selalu katakan ” Saya tidak mau tau “dan ” Bukan urusan Saya”, jika kita ada rapat minta pendapat dengan beliau. Yang lucunya dia sering memberikan fqsilitas kepada salah satu bawahan saya yang akhirnya bawahan sayalah yang ngelunjak dan berani melawan saya. Di satu sisi, atasan saya ini bilang, PECAT saja kalo ada masalah dengan dia. Bgm Pak ?

  8. saya orangnya pesimis sekali kira2 gimana caranya supaya saya bisa mengurangi ras pesimis dan pemalas saya pa

  9. mantaf bos…
    empat jempol buat ente!!!

  10. Mas,eh salah..pak y3dips🙂..saya minta izin copas artikelnya yah…

  11. 3. Tipe Kapas
    yang ini lebih cocok di sebut tipe karet dan elastis.
    saya sering mendengar motivasi pak Anthony Dio martin dan banyak yang bagus.
    kalo boleh minta send mail yang isi nya ( Care).

    Thanks alot
    Delsen

  12. terkadang kita bisa menjadi sebuah bola pingpong. tetapi, tidak jarang pula kita akan menjadi begitu terdesak hingga menjadi kayu yang rapuh

  13. tipel manusia itu terbentuk dari lingkungan tempat dia tinggal, bs dirumah,sekolah,kawan main de el el..nah lingkungan ini salah satu penyebab tiap orang mempunyai tipe yang berbeda. contohnya seseorang yang dilahirkan dan sudah mulai mandiri sejak kecil maka setelah dewasa dia akan mampu bertahan dalam tekanan apapu.
    Jd bagi teman2 yang termasuk tipe dibwah bola pimpong,mulailah bangun komunitas dengan orang2 yg kan membuat kita menjadi orang yang mmpu bertahan dlm situasi apapun.

  14. saya sangat senang sekali membaca buku anda SMART EMOTION vol. 1 dan 2. buku yg penuh dengan cerita inspiratif yg mampu membangkitkan semangat.

    saya ingin tanya apakah buku Smart Emotion vol. 3 sudah ada?? trims.

    be emotionally intelligent!

  15. ass. artikelx bagus bnget, membuatku bangkit kembali, n sy akn brusaha tuk bs meraih tipe bola pingpong

  16. saya suka mengikuti artikel dari Bp. Anthony dio Martin

  17. Teman-teman dan rekan-rekan semuanya…
    Terima kasih atas komentarnya.
    Terima kasih karena sudi “membuka pikiran” untuk diinspirasi melalui artikel ini. Pujian dan apresiasi dari teman-teman adalah motivasi bagi saya untuk memberikan lebih banyak lagi hal-hal yang bermanfaat. Semoga teman-teman semakin sukses pula dalam ‘karya’, ‘cita’ dan ‘cinta’…

    Salam antusias!

    Anthony Dio Martin

  18. Hello, you used to write fantastic, but the last few posts have been kinda boring… I miss your great writings. Past few posts are just a little out of track! come on!

  19. ijin share Gan…, Atur Nuhun.

  20. Ass Ww aku salah satu yg mengaplikasikan Teori Eq dgn bermodalkan Eq yg tinggi dan mengubahnya dgn Positif aku pun tadinya anak yg Minder karena banyak tekanan Jiwa dan Banyak Perlakuan2 Pelecehan pada pd ku pada masa Kecil dan masa2 Sekolah aku pun Sadar hidup ini harus Kuat Emosi yg Meluap penuh dgn dendam aku robah dgn menyeimbangkan Habit Atitut dan relegius hingga aku bersyukur apa pun keadaan yg terjadi pada diriku dan banyak belajar dari membaca dan melihat serta mengaplikasikan dari apa yg dipelajari Kecerdasan Pun akan terasah sendiri aku menghimbau teman2 yg punya anak Bandel harap mengarahkannya ke yg positif

  21. You actually make it seem really easy together with your presentation however I in finding this topic to be actually one thing that I believe I might by no means understand. It seems too complex and very vast for me. I am taking a look ahead to your subsequent post, I will try to get the dangle of it!

  22. salam pak.. mohon izin mengutip ya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: