Posted by: ammar | May 15, 2009

Ali, 2 minggu, Pelajaran Berharga

Tepat semalam Ali berumur 14 hari atau 2 minggu, tak terhitung banyaknya pelajaran berharga yang gw bisa petik. Sebenarnya sejak dari Ali di kandungan sampai proses kelahiran Ali, Alhamdulillah semuanya di lancarkan Allah dan sangat banyak pelajaran yang telah gw dapat.

Proses kelahiran Ali memakan hampir 12 jam, sejak dinyatakan bahwa bundanya sudah pembukaan dua (ntah istilah kedokteran, atau persalinan) sampai pada pembukaan sepuluh atau sudah memungkinkan untuk persalinan, dan keberadaan gw disitu sedikit banyak membuka mata, otak dan seluruh indra tubuh gw untuk menyaksikan sebuah kejadian luar biasa dan teramat dahsyat untuk otak gw terima.

Alhamdulillah istri gw dapat melalui persalinan secara normal dan gw dapat ada disitu tepat disebelahnya saat dia melahirkan, bahkan ikut mendorong perut istri gw saat para perawat di instruksikan bu dokter untuk mendorong. Disitulah gw menyadari bahwa benar surga berada di telapak kaki ibu, perjuangan hidup dan mati seorang ibu saat persalinan (belum lagi membesarkan) membuat seorang anak durhaka tidak hanya layak di kutuk menjadi batu, atau tidak mencicipi surga, bahkan jika ada hukuman yang lebih pun gw rasa layak untuk di timpakan.

Sejak saat itu gw belajar menjadi ayah, walau banyak yang tidak percaya jika gw bisa, bahkan tidak ada yang percaya gw mampu mengendong Ali, kenyataanya gw menidurkan Ali didalam pelukan gw dimalam pertama ia dilahirkan, karena ibunya masih terbaring di tempat tidur🙂, ya.. ya.. mungkin gw pernah cerita, gw juga telah memiliki 4 orang anak (baca: keponakan) yang sedari kecil gw rawat dan temani saat gw liburan kuliah atau kerja, sehingga gw sudah cukup akrab dengan situasi seperti ini.

Beberapa hari ini bacaan gw dan istri (dah duluan dari sebelum lahiran) adalah buku tentang bayi, tontonan gw dan istri adalah vcd/dvd (pinjam dari teman) tentang bagaimana memijat bayi, memahami bahasa bayi (kala dia lapar, tidak nyaman, ingin buang air, ingin bersendawa; walau lebih sering salah deteksi :P) , bagaimana mendiamkan bayi dengan teknik mengendong dan berbisik (hush).

Perkembangan Ali juga termasuk menakjubkan dimata gw, tubuhnya yang teramat merah mulai tampak berisi. Pada hari ke 5 Ali sudah menolak untuk di “bedong”, tali pusarnya telah terlepas pada hari ke 9 dia dilahirkan. Beberapa kali kami bergiliran membantu dia bersendawa, suatu hal yang sangat mengganggu buat bayi dan menyiksa mereka.

Sekarang Ali sudah 15 hari, dan kami masih terus belajar menjadi orangtua yang amanah. Amin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: